Dari Cerita hingga Media Sosial: Dosen Prodi Pariwisata Institut Citra Internasional Dorong Pokdarwis dan BUMDes Air Belo Perkuat Promosi Bukit Kukus


Forum Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Program Studi Pariwisata Institut Citra Internasional (ICI) di Kantor Desa Air Belo

Bangka Barat, Rabu 9/9 2026 – Keindahan sebuah destinasi tidak cukup hanya untuk dilihat, tetapi juga perlu diceritakan, dibagikan, dan melibatkan masyarakat di dalamnya. Semangat inilah yang menjadi salah satu fokus kegiatan Forum Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Program Studi Pariwisata Institut Citra Internasional (ICI) di Kantor Desa Air Belo, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat.

Kegiatan yang merupakan bagian dari Penelitian Hibah Internal tersebut mengangkat tema “Identifikasi Potensi dan Strategi PEWOM Berbasis Community-Based Tourism untuk Penguatan Geowisata Bukit Kukus.” Kegiatan dihadiri oleh anggota Pokdarwis Bukit Kukus dan BUMDes Air Belo sebagai aktor penting dalam pengembangan destinasi wisata berbasis masyarakat.

Salah satu materi utama yang diberikan adalah pemahaman tentang storytelling dalam pengelolaan destinasi wisata alam berbasis digital. Peserta diajak memahami bahwa sebuah destinasi memiliki cerita yang dapat menjadi kekuatan dalam menarik perhatian wisatawan. Bukit Kukus tidak hanya memiliki panorama alam, tetapi juga memiliki cerita mengenai masyarakat, lingkungan, perjalanan pengelolaan destinasi, serta pengalaman yang dapat dikemas menjadi konten wisata.

Materi berikutnya membahas pemanfaatan media sosial secara efektif untuk promosi objek wisata. Peserta diperkenalkan pada pentingnya membuat konten yang tidak sekadar menampilkan foto atau video pemandangan, tetapi mampu menyampaikan pesan, membangun daya tarik, dan mengajak audiens untuk mengenal serta mengunjungi Bukit Kukus.

Pemanfaatan media sosial secara konsisten diharapkan dapat mendorong Positive Electronic Word of Mouth (PEWOM) melalui penyebaran pengalaman dan informasi positif mengenai Bukit Kukus. Masyarakat dan pengelola juga didorong untuk berperan aktif dalam membangun citra destinasi melalui konten digital.

“Destinasi bukan hanya tempat, tetapi juga cerita yang memberikan pengalaman kepada wisatawan.” Ujar Ibu devylia, M.Par

 “Bukit Kukus memiliki potensi alam yang kuat khususnya pada potensi wisata geologi, Melalui storytelling digital dan media sosial, potensi tersebut dapat dikemas menjadi cerita yang menarik sehingga mampu membangun citra positif dan menarik minat wisatawan.” Ujar Ibu Hardyanti, M.Par selaku Ketua Tim Peneliti

Kegiatan FGD juga membahas mengenai seperti apa bentuk partisipasi masyarakat yang aktif dalam pengembangan destinasi. Peserta diajak melihat bahwa partisipasi masyarakat bukan sekadar hadir ketika ada kegiatan, melainkan dapat diwujudkan melalui berbagai peran, seperti ikut merencanakan program wisata, menjaga lingkungan, mengembangkan produk lokal, memberikan pelayanan kepada wisatawan, membuat konten promosi, menjadi pemandu, hingga ikut melakukan evaluasi terhadap pengelolaan destinasi.

Dalam diskusi tersebut, Pokdarwis Bukit Kukus juga menyampaikan beberapa hambatan yang masih dihadapi dalam pengembangan destinasi, terutama keterbatasan pendanaan untuk penyediaan dan pengembangan fasilitas wisata. Selain itu, kapasitas sumber daya manusia (SDM) pengelola masih membutuhkan pendampingan, khususnya dalam pengelolaan destinasi, pelayanan wisatawan, pembuatan konten digital, storytelling, serta strategi promosi melalui media sosial. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan yang perlu diperhatikan agar potensi Bukit Kukus dapat dikelola secara lebih optimal dan berkelanjutan.

Melalui pendekatan Community-Based Tourism (CBT), storytelling, dan pemanfaatan media sosial, Prodi Pariwisata ICI berharap potensi alam Bukit Kukus dapat didukung dengan narasi cerita yang unik dan menarik. Narasi tersebut diharapkan mampu memperkuat promosi dan membangun Positive Electronic Word of Mouth (PEWOM) di kalangan calon wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Dengan penguatan partisipasi masyarakat, peningkatan kapasitas SDM, serta dukungan pengembangan fasilitas wisata, Bukit Kukus diharapkan semakin dikenal sebagai destinasi geowisata yang memiliki citra positif sekaligus mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat lokal Desa Air Belo.

 

Bukit Kukus Desa Air Belo

Berita Terpopuler

Kolom Komentar


Berikan Komentar

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *